Rabu, 02 Januari 2013

kopi


KOPI
Kopi telah dicatat sejak pada abad ke-9. Pertama kali, kopi hanya ada di Ethiopia, dimana biji-bijian asli ditanam oleh orang Ethiopia dataran tinggi. Akan tetapi, ketika bangsa Arab mulai meluaskan perdagangannya, biji kopi pun telah meluas sampai ke Afrika Utara dan biji kopi disana ditanam secara massal. Dari Afrika Utara itulah biji kopi mulai meluas dari Asia sampai pasaran Eropa dan ketenarannya sebagai minuman mulai menyebar.
Kopi memiliki istilah yang berbeda-beda. Pada masyarakat Indonesia lebih akrab dengan sebutan kopi, di Inggris dikenal coffee, Prancis menyebutnya cafe, Jerman menjulukinya kaffee, dalam bahasa Arab dinamakan quahwa.
Sejarah kopi diawali dari cerita seorang penggembala kambing Abessynia yang menemukan tumbuhan kopi sewaktu ia menggembala, hingga menjadi minuman bergengsi para aristokrat di Eropa. Bahkan oleh Bethoven menghitung sebanyak 60 biji kopi untuk setiap cangkir kopi yang mau dinikmatinya.
Sejak penemuan tumbuhan kopi tersebut kemudian seorang sufi Ali Bin Omar dari Yaman menjadikan rebusan kopi sebagai obat penyakit kulit dan obat-obatan lainnya. Sehingga pada waktu itu kopi mendapat tempat terhormat di kalangan masyarakat negeri itu. Dari khasiat kopi tersebut akhirnya membawa kemakmuran bagi pemilik-pemilik kebun kopi, pengusaha kedai kopi, pedagang kopi, eksportir kopi, dan pemerintah di berbagai belahan dunia tanaman minuman beraroma khas itu ditanam.
Banyaknya khasiat yang didapat dari kopi, sehingga penyebarannya cukup pesat terutama di benua Eropa. Di Salerno, Italia, kopi telah dikenal pada abad kesepuluh. Setelah itu berlanjut dengan pembukaan kedai kopi bernama Botega Delcafe pada tahun 1645 yang kemudian menjadi pusat pertemuan cerdik pandai di negara pizza tersebut.
Di Kota London, coffee house pertama dibuka di George Yard di Lombat Sreet dan di Paris, kedai kopi dibuka pada tahun 1671 di Saint Germain Fair. Sedangkan di Amerika, kopi dijadikan sebagai minuman nasional di Amerika Serikat dan menjadi menu utama di meja-meja makan pagi. Meskipun perkembangan kopi begitu pesat pada abad-abad itu tetapi orang-orang Arab telah lebih dulu memonopolinya sebagai tanaman, dan mereka hanya mengekspor kopi yang sudah digoreng atau digonseng.
Sedangkan penyebaran tumbuhan kopi ke Indonesia dibawa seorang berkebangsaan Belanda pada abad ke-17 sekitar tahun 1646 yang mendapatkan biji arabika mocca dari Arabia ke Jakarta. Kopi arabika pertama-tama ditanam dan dikembangkan di sebuah tempat di timur Jatinegara, yang menggunakan tanah partikelir Kesawung yang kini lebih dikenal Pondok Kopi.
Kemudian kopi arabika menyebar ke berbagai daerah di Jawa Barat, seperti Bogor, Sukabumi, Banten, dan Priangan, melalui sistem tanam paksa. Setelah menyebar ke Pulau Jawa, tanaman kopi kemudian menyebar ke daerah lain, seperti Pulau Sumatera, Sulawesi, Bali, dan Timor. “Bahkan kopi arabika yang semula ditanam di Brasil (negara produsen kopi terbesar di dunia) konon bibitnnya berasal dari Pulau Jawa,” ungkap Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI) Jawa Timur Mudrig Yahmadi.
Dalam sejarahnya, Indonesia bahkan pernah menjadi produsen kopi arabika terbesar di dunia, walaupun tidak lama akibat munculnya serangan hama karat daun. Serangan hama yang disebabkan cendawan hemileia vastatrix tersebut menyerang tanaman kopi di Indonesia sekitar abad ke-19.
Meskipun demikian, sisa tanaman kopi arabika masih dijumpai di kantong penghasil kopi di Indonesia, antara lain dataran tinggi Ijen (Jatim), tanah tinggi Toraja (Sulsel), serta lereng bagian atas pegunungan Bukit Barisan (Sumatera), seperti Mandailing, Lintong dan Sidikalang (Sumut) serta dataran tinggi Gayo (DI Aceh).
Secangkir kopi panas bisa membuat rasa kantuk hilang atau bahkan bisa langsung membuat tubuh menjadi segar kembali. Bahkan ada juga orang yang maniak kopi dengan minum kopi 3 kali sehari, pagi, siang dan sore. Kopi juga dinilai bisa memberikan dampak buruk jika dikonsumsi berlebihan. Semua jenis makanan pun jika dikonsumsi secara berlebihan, bisa juga memberikan dampak yang buruk.
Kafein yang terkandung di dalam kopi adalah zat kimia yang berasal dari tanaman yang bisa menstimulasi otak dan sistem saraf. Kafein juga banyak ditemukan pada minuman teh, cola, coklat, minuman berenergi (energy drink), cokelat, maupaun obat-obatan.
Sisi baik dari kopi :
1.      Kafein membantu Anda berpikir lebih cepat. Coba saja Anda minum kopi atau teh, 15-30 menit sebelum melakukan presentasi dengan atasan, hasilnya akan kelihatan. Kafein yang terdapat pada kopi atau teh tersebut mampu memberikan sinyal pada otak untuk lebih cepat merespon dan dengan tangkas mengolah memori pada otak.
2.      Bagi Anda yang suka sakit gigi, bisa mengkonsumsi kopi karena dipercaya bisa mencegah gigi berlubang. Meminum secangkir kopi hangat dan teh hangat sesaat setelah makan cookiesm cake cokelat, permen atau roti manis bisa membantu memberantas bakteri-bakteri penyebab gigi berlubang.
3.      Kopi bisa membantu menolong mengobati sakit kepala. Sebuah penelitian menyebutkan kafein yang terdapat dalam kopi atau teh (dalam jumlah tertentu) sanggup mengobati sakit kepala. Penderita migrain ringan dalam katego ringan bisa mencoba secangkir kopi untuk menyembuhkannya.
4.      Kafein juga bisa melegakan napas penderita asma dengan cara melebarkan saluran bronchial yang menghubungkan kerongkongan dengan paru-paru.
5.      Kafein bisa membuat badan tidak mudag lelah,  bisa melakukan aktivitas fisik lebih lama, semua ini diduga karena kafein dalam kopi membuat bahan bakar yang bisa dipakai tubuh lebih lama.
6.      Wanita yang suka meminum kopi minimal 1-2 cangkir perhari dipercaya bisa mengurangi resiko pengeroposan tulang (osteoporosis).
7.      Kopi dapat meningkatkan memori seseorang. Sebab kopi dapat merangsang banyak darah ke dalam otak yang dapat mengatur tetap terjaga, rangsangan, mood dan konsentrasi.Penelitian di Universitas Arizona menyebut bahwa orang dewasa yang minum kopi sebelum test memori menunjukkan perkembangan yang signifikan dibanding mereka yang minum kopi tanpa kafein.
8.      Sebuah riset lain menyebutkan bahwa penyakit parkison jarang diderita oleh orang suka mengonsumsi kopi secara teratur. Penyakit ini justru ditemukan pada pria yang tidak minum kopi secara teratur.
9.      Kopi dipercaya bisa mengurangi resiko terkena penyakit diabetes melitus. Kafein juga dipercaya bisa melindungi jantung dan kanker. Kafein juga dapat menangkal radikal bebas dan menghancurkan molekul yang dapat merusak sel DNA.
10.  Sering minum kopi dipercaya bisa membuat sperma laki-laki lebih subur. Sebab sperma yang dihasilkan lebih cepat berenang dan lebih lincah. Makanya, kalau mau cepat punya anak, bagi Anda yang laki-laki harus sering minum kopi. Boleh percaya, boleh tidak. Silahkan dibuktikan saja
Zat Yang Terkandung Dalam Kopi Adalah Kafein 
Di dalam dunia kedokteran, kafein sering digunakan sebagai perangsang kerja jantung dan meningkatkan produksi urin. Dalam dosis yang rendah kafein dapat berfungsi sebagai bahan pembangkit stamina dan penghilang rasa sakit. Mekanisme kerja kafein dalam tubuh adalah menyaingi fungsi adenosin (salah satu senyawa yang dalam sel otak bisa membuat orang cepat tertidur).
Dimana kafein itu tidak memperlambat gerak sel-sel tubuh, melainkan kafein akan membalikkan semua kerja adenosin sehingga tubuh tidak lagi mengantuk, tetapi muncul perasaan segar, sedikit gembira, mata terbuka lebar, jantung berdetak lebih kencang, tekanan darah naik, otot-otot berkontraksi dan hati akan melepas gula ke aliran darah yang akan membentuk energi ekstra. Itulah sebabnya berbagai jenis minuman pembangkit stamina umumnya mengandung kafein sebagai bahan utamanya.

 

Dampak Negatif dan Manfaat Kopi Untuk Kesehatan

Manfaat kopi untuk kesehatan ternyata banyak sekali, meskipun terkadang banyak orang yang beranggapan jika kopi termasuk minuman yang tidak sehat. Jika anda berfikir demikian berarti anda salah besar, memang benar kopi tidak baik bagi kesehatan jika dikonsumsi secara berlebihan.
Akan tetapi jika anda meminum kopi dengan jumlah yang sedang, justru anda akan mendapatkan manfaat kesehatan dan mencegah berbagai pernyakit. Berdasarkan penelitian, kopi mengandung banyak antioksidan yang diperlukan oleh tubuh agar terhindar dari radikal bebas.

Manfaat Kopi Untuk Kesehatan

Mengobati Diabetes Kandungan asam klorogenat di dalam kopi dapat menghambat penyerapan gula di saluran pencernaan. Banyak penelitian juga membuktikan banhwa meminum kopi dapat menurunkan resiko diabetes hingga 50 persen. Selain itu asam klorogenat juga berperan penting dalam pembentukan insulin.
Mengurangi Resiko Stroke, Sebuah study kasus yang dilakukan pada beberapa wanita menunjukkan jika wanita yang mengkonsumsi kopi lebih rendah resikonya terkenan kanker dari pada yang tidak. Sementara itu penelitian lain di Finlandia juga membenarkan pernyatan tersebut.
Mencegah Kanker , Kandungan antioksidan yang cukup banyak pada kopi dapat mencegah beberapa jenis kanker. Seperi yang dilakukan pada sebuah penelitian di Jepang menunjukkan wanita yang minum setidaknya 2 cangkir kopi sehari memiliki resiko 25% lebih rendah terkena kanker usus besar.
Mengurangi Resiko Liver , Kopi juga sudah teruji mampu mencegah sirosis hati.dan beberapa penyakit hati lainnya. Hal ini terjadi kerena kandungan antioksidan dan kafein di dalam tiap biji kopi. 

Dampak Negatif Meminum Kopi Secara Berlebihan

Meskipun banyak sekali manfaat kopi untuk kesehatan akan tetapi meminumnya dalam jumlah yang besar justru malah akan memicu berbagai pernyakit. Beberapa pernyakit tersebut diantaranya jantung berdebar, insomnia, hipertensi dan masalah kesehatan lainnya.
Karena kandungan kefein yang cukup banyak pada kopi, tidak dianjurkan bagi seorang ibu hamil mengkonsumsi kopi karena dapat menyebabkan keguguran. Itulah beberapa dampak negatif dan manfaat kopi untuk kesehatan


Tidak ada komentar:

Posting Komentar